"Kita sedang sidang badan, nanti kita bahas dulu," kata anggota BPK Achsanul Qosasi kepada detikcom, Selasa (7/7/2015).
Sidang badan tersebut dihadiri oleh semua anggota BPK. Setelah itu BPK akan memberikan penjelasan lebih rinci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok marah ke BPK yang memberikan status WDP atas audit keuangan. Tentunya ini status yang kurang menggembirakan dibandingkan status ideal Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ahok menantang semua anggota BPK buka-bukaan soal harta kekayaannya.
"Saya mau tahu semua. Kalau nggak bisa buktikan nggak boleh jadi angggota BPK semua, nggak boleh periksa orang karena kalian bisa ada unsur masalah," sambungnya.
Untuk itu dia pun meminta agar seluruh pejabat BPK dan lainnya saling transparan dalam hal keuangannya kepada publik. Ahok juga mempertanyakan apakah pernah BPK RI mengaudit semua keuangan para pejabat tinggi negara selama ini.
"Makanya saya mau tanya pejabat Republik ini yang kaya raya dari mana bayar pajaknya, pernah nggak BPK periksa semua. Ini saya mau buka, terbuka semua. Kemarin saya nggak dikasih ngomong, sekarang saya sampaikan ini fakta," ujar Ahok dengan nada khasnya yang berapi-api.
(van/nrl)











































