"Ini target kemendagri, paling lambat kami inginkan tahun 2018 itu seluruh warga negara Indonesia yang sudah berhak, memiliki e-KTP sudah terdata secara sistematis dan terpadu," kata Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutan penandatanganan kerjasama dengan perbankan di Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Selasa (7/7/2015).
Tjahjo mengatakan jika seluruh WNI sudah memiliki e-KTP maka proses layanan publik menjadi lebih cepat dan mudah. Tak hanya itu, lembaga dan kementerian termasuk pemerintahan dapat dengan mudah melacak identitas warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo mencontohkan, akibat dari belum diterapkannya e-KTP, banyak kasus penyalahgunaan data warga. Salah satunya kasus pembobolan bank yang diungkap Bareskrim Polri di mana satu orang pelaku memiliki 150 KTP. Dengan e-KTP diharapkan tidak terjadi kasus serupa.
"Kami ingin memposisikan bahwa stabililtas bangsa ini di mata kemendagri sebagai poros pemerintahan, ini tantangan," tegas mantan Sekjen PDIP itu.
(miq/aan)











































