Margriet dalam rekonstruksi Senin kemarin hanya menyaksikan, lantaran dia menolak untuk melakukan reka adegan. Perannya digantikan oleh seorang personel wanita dari kepolisian.
"Pada saat adegan dilakukan. Dari membanting kepala, menyundut rokok sampai menguburkan, Margriet ini begitu tenang. Dingin sekali. Saya heran," kata Hotman Paris, Selasa (7/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tenang saja. Bahkan sesekali senyum kepada polwan yang berada di samping dia," ujar Hotman.
Dari rangkaian proses rekonstruksi pada Senin kemarin, Margriet hanya sekali memecah ketenangannya, yakni saat adegan adanya teriakan 'Mama, jangan, Mama...' dari Engeline.
"Hanya satu itu saja yang dia protes. Itu pula yang kemudian membuat Agus marah dan bilang Margriet bohong," ujar Hotman.
Dikonfirmasi terpisah, pengacara Margriet, Hotma Sitompoel tak berbicara banyak mengenai sikap kliennya yang menolak rekonstruksi. Dia meminta semua menyimak proses hukum di pengadilan saja.
"Kita semua, kuasa hukum (Margriet), hanya akan berkomentar seperti ini, silakan lihat di pengadilan, itu saja kalimat kita, percuma saja kita komentar," ujar Hotma.
(faj/nrl)











































