Warning Kapolda Metro: Jika Petasan Timbulkan Korban, Kapolsek akan Dicopot!

Warning Kapolda Metro: Jika Petasan Timbulkan Korban, Kapolsek akan Dicopot!

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 07 Jul 2015 10:33 WIB
Warning Kapolda Metro: Jika Petasan Timbulkan Korban, Kapolsek akan Dicopot!
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Polres dan Polsek mengenai petasan. Ia tidak segan-segan mencopot Kapolsek jika terjadi peristiwa petasan yang menimbulkan korban di wilayahnya.

"Jadi nanti kalau ada peristiwa petasan di lingkungan apalagi kalau ada korban di tempat itu, saya copot Kapolseknya dan Kapolresnya akan saya evaluasi," tegas Irjen Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Kapolda juga mencanangkan zero tolerance petasan selama bulan puasa hingga lebaran nanti. Mantan Kapolda Papua itu juga telah memerintahkan jajarannya untuk mengintensifkan razia petasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya perintahkan jajaran reserse untuk meningkatkan razia petasan," tegasnya lagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan jajaran kepolisian terus melakukan razia terhadap petasan.

"Polres dan Polsek jajaran Polda Metro Jaya terus melakukan razia petasan baik kepada pedagang, apalagi produsen petasan," ungkap Iqbal.

Ketentuan mengedarkan petasan tertuang dalam Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951. Setiap warga yang tanpa izin membuat, mengedarkan dan memperjual-belikan barang-barang yang termasuk dalam kategori mengandung bahan peledak dikenakan pidana sesuai Undang-Undang tersebut.

"Saya harap yang lain juga mencontoh mereka ini. Tugas polisi adalah menolong masyarakat. Di negara lain, tidak semua polisi melakukan pengaturan lalu lintas, tugas khusus seperti narkoba ditangani DEA. Di Inggris, ada kucing naik ke atas genteng, dibantu sama polisi," tuturnya.

Selain itu, dengan penghargaan tersebut, Tito menyampaikan pesan kepada anggota polisi lainnya. Masih banyak keluhan-keluhan masyarakat soal polisi yang harus segera diubah untuk memulihkan citra Polri.

"Saya ingin sampaikan pesan ke teman polisi lain, masih banyak keluhan, pelayanan tidak baik, ke kantor polisi dicuekin, ada yang dicuekin mungkin, itulah stigma polisi yang harus diubah," tutupnya. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads