Margriet dan Agus selama ini ditahan di Mapolda Bali. Namun keduanya berada di ruangan terpisah dan tidak pernah bertemu.
Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 12.00 WIB, sekitar 98 adegan direka ulang dan baru selesai sekitar pukul 17.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana reaksi kedunya saat bertemu? Berikut rangkumannya, Selasa (7/7/2015):
1. Saling Pandang dan Tak Tegur Sapa
|
|
Meski jarak dekat, keduanya saling pandang namun tidak tegur sapa. Keduanya dijaga oleh polisi. Margriet dijaga oleh Polwan, sementara Agus dijaga polisi bersenjata.
2. Margriet Menyangkal Memanggil Agus
|
|
Sementara itu Agus sibuk mengurusi kandang ayam. Nah tiba-tiba ia mendengar teriakan Engeline dari dalam kamar Margriet yang merintih sakit. Agus mengaku dipanggil Margriet hingga akhirnya berjalan ke kamar.
Namun Margriet mengaku tidak memanggil Agus. Hal inilah yang membuat Agus geram.
Menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing, banyak adegan di dalam kamar Margriet yang disanggah ibu angkat Engeline. Misalnya saat Agus mengatakan melihat Margriet menjambak rambut Engeline dan membenturkannya ke jendela.
Ada juga adegan Margriet meminta Agus untuk berpura-pura membunuh dan memperkosa Engeline. Sebagai gantinya, Agus dijanjikan uang oleh Engeline.
3. Margriet Diteriaki Agus Pembohong
|
Agus Tay
|
"Agus kecewa karena Margriet menyangkal memanggil dia. Dia marah dan sempat berteriak 'Ibu jangan bohong!' pada Margriet," ucap pengacara Agus, Haposan Sihombing.
Halaman 2 dari 4











































