"Kita cukup kaget di dalam kebakaran sampai atap-atap, di JW Lounge dan daerah sektar JW Lounge. Itu di belakang JW Lounge check-in Garuda dan conveyer yang biasa untuk bagasi juga kebakar. Kemudian sistem Garuda kebakar, jadi mati semua," kata wakil ketua komisi V Yudi Widiana kepada detikcom, Senin (6/7/2015).
Kebakaran itu mudah membesar karena banyaknya bahan karet. Sumber pertama kebakaran dipastikan dari JW Lounge yang menyebar ke beberapa area sekitar termasuk layanan check-in Garuda yang berada berhimpitan dengan lounge.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Yudi, sesuai Persyaratan Standar Teknis dan Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual Of Standard Casr Part 139) Volume IV Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), response time penanganan kebakaran adalah 3 menit sejak dilaporkan.
Namun, dari laporan yang dihimpun Komisi V siang tadi, pemadaman di lokasi terbakar baru dilakukan 15 menit setelah kebakaran, yaitu pada pukul 06.05 WIB. Pemadam kebakaran agak terlambat menjangkau lokasi kebakaran.
ย
"Kita juga temukan berdasarkan foto yang diperoleh, bahwa beberapa hidrant yang digunakan itu tidak bisa digunakan maksimal. Saya nggak tahu apa masalahnya," lanjutnya seraya menunjukkan foto beberapa hidrant dimaksud.
Karena itu, Komisi V meminta AP II selaku operator bandara Soetta untuk mengevaluasi airport emergency plan mereka. Hal itu untuk mengukur respon terhadap keadaan darurat di bandara internasional tersebut, dan memastikan bahwa rencana gawat darurat telah memadai.
Komisi V juga meminta orotitas bandara untukย mengaudit kawasan komersial di seluruh bandara secara menyeluruh untuk memastikan terpenuhinya standar keamanan dan keselamatan di bandara seperti sistem kelistrikan, lokasi tenant yang tidak berdekatan dengan pusat pelayanan penerbangan.
โKe depan kawasan komersial yang berpotensi bahaya seperti lounge dan restoran, sebaiknya lokasinya jauh dari pusat layanan untuk menghindari hal-hal seperti kemarin,โ ucap anggota DPR asal Dapil Sukabumi itu.
(bal/jor)











































