"Signalnya kan Presiden sudah cukup jelas, signalnya Presiden perlu melakukan reshuffle dan reshuffle ini dikaitkan dengan upaya untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Nah masalahnya reshuffle kapan dan nama-nama siapa Presiden belum membahasnya secara khusus," kata Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2015).
Teten mengaku belum tahu reshuffle itu terjadi di sektor mana. Apakah sektor ekonomi yang selama ini menjadi sorotan atau ada sektor lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya soal pertimbangan apa bagi Presiden dalam melakukan reshuffle, Teten tidak menjawab dengan gamblang. Termasuk apakah ada faktor desakan dari parpol koalisi pemerintah.
"Parpol itu apa sih?"seloroh Teten. (mpr/jor)










































