"Hanya memang yang harus ditingkatkan itu termasuk Garuda adalah tentang pengelolaan apabila terjadi delay karena sebab apapun juga. Jadi baik pengelola bandara maupun juga maskapai penerbangan. Itu yang akan kita minta," ujar Jonan usai rapat kabinet di kompleks Istana, Senin (6/7/2015).
Jonan memberikan contoh, SOP khusus itu setidaknya perlu menyasar sistem cadangan seandainya sistem utama mati karena adanya kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Dirut KAI ini mengatakan, terdapat sejumlah bandara yang belum memiliki SOP khusus. Padahal SOP itu penting sebagai alat untuk menangani krisis.
"Saya kira banyak bandara yang belum ada SOP untuk penanganan krisis, termasuk Soekarno-Hatta. Kalaupun ada tidak lengkap, nah ini yang harus dilengkapi," kata Jonan.
(mkl/faj)










































