Jaket Kulit 'Penghangat' Jokowi dan Menteri Rini

Isu Reshuffle Kabinet

Jaket Kulit 'Penghangat' Jokowi dan Menteri Rini

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 06 Jul 2015 10:05 WIB
Jaket Kulit Penghangat Jokowi dan Menteri Rini
Jakarta - Presiden Jokowi kemarin Minggu (5/7) meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang di Garut, Jawa Barat. Di sela-sela acara itu, Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Rini Soemarno kompak membeli jaket kulit khas Garut.

Sebelum meresmikan proyek tersebut, Jokowi didampingi Rini menyambangi salah satu stand UKM yang berada tak jauh dari lokasi acara. Di stand UKM binaan dari PT Pertamina (Persero) itu dijual jaket kulit, kain tenun asli Garut, dan lain-lain.

Jokowi tertarik dengan stand yang memajang jaket kulit asli Garut. Jokowi pun membeli sebuah jaket kulit warna hitam untuk menghangatkan badan. Suhu udara di lokasi yang berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut memang cukup dingin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Jokowi menanyakan harganya, bukan pedagangnya yang menjawab, justru Menteri Rini yang menjawab sigap.

"Itu harganya Rp 1,3 juta Pak, ini jaket yang saya pakai beli di sini," kata Rini yang sudah mengenakan jaket kulit modis duluan.

Jokowi pun membeli jaket kulit tersebut, dan langsung memakainya. Keduanya pun kemudian meresmikan PLTP Kamojang sambil mengenakan jaket kulit khas Garut. Keduanya pun menjaga kehangatan dengan jaket kulit Garut kualitas ekspor itu.

Kompaknya Jokowi dan Rini menjaga kehangatan dengan jaket kulit di Garut ini sempat diabadikan kamera sejumlah media yang diundang ke acara tersebut. Kehangatan keduanya berjaket kulit seolah menegaskan hubungan keduanya, yang selama ini terus diganggu pihak ketiga yang menghendaki Rini Soemarno direshuffle, tetap baik.

Serangan bertubi-tubi dilontarkan pihak yang menginginkan menteri Rini direshuffle. Mulai dari isu adanya menteri yang berani mengatai Jokowi, sampai kinerja yang dianggap tak optimal. Rini menegaskan hubungannya dengan Jokowi dan partai pengusung di KIH baik-baik saja, namun ia tak khawatir kalau dirinya bakal direshuffle, semacam menghibur diri, Rini menyatakan dirinya tetap akan mensyukuri kalau direshuffle karena akan punya banyak waktu dengan cucunya.

Nyatanya isu adanya menteri yang mengatai Jokowi itu menguap sudah. Malahan belakangan menteri yang mengatai Jokowi itu kabarnya adalah salah seorang pria di tim transisi. Namun isu ini seolah terkubur tanpa konfirmasi, meski Mendagri Tjahjo Kumolo sudah melaporkan hal itu ke Presiden Jokowi toh sang Presiden cuek saja. Mungkin Jokowi punya cara sendiri menilai kinerja menterinya.

Apakah kekompakan Jokowi-Rini dalam kehangatan jaket Garut adalah simbol menteri Rini dipertahankan? (van/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads