Penelusuran detikcom, Yit Kampak merupakan seorang perupa asal Republik Ceko. Berdasarkan http://yitka-kampak-art.netstranky.cz, Yit memutuskan untuk menetap di Indonesia ketika dia tengah menyelesaikan akademiknya di bidang Seni Rupa di Praha, pada tahun 2004. Sebelumnya, Yit menempuh pendidikan di Academy of Fine Arts Prague (1996-2003), dan Scholl of the Arts, Utrecht (2000).
Pengalaman yang luar biasa ketika mengerjakan project seni di Indonesia membuat Yit untuk memilih dan menetap di Indonesia dan belajar di beberapa kampus. Seperti jurusan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Yogyakarta (2004-2005), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar jurusan Bahasa Indonesia (2008-2009), dan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (2009-2014).
Yit tidak hanya berkarya melalui medium kanvas dan cat saja. Beberapa seni pertunjukan (performance art) seni rupa kontemporer dia lakoni bersama beberapa seniman lainnya. Yit juga rajin menggelar performance di beberapa provinsi, seperti Bali, Yogyakarta, Makassar, Banyuwangi, serta Kalimantan. Di Jakarta, Yit menggelar karyanya Mei 2014 di Kedutaan Besar Republik Ceko.
Tema karya dalam performance art yang dibawa Yit beragam. Mulai dari realitas sosial di masyarakat, sampai dengan politik yang tengah berkembang. Performace art adalah salah satu bentuk perlawanan terhadap keterbatasan medium konvensional dalam mengekspresikan karya seni.
Aksi nekat Yit yang melumuri Tugu Yogya dengan cat merah membuat heboh. Aksi ini juga ramai dibicarakan para pengguna media sosial. Yit dibawa ke Polresta Yogyakarta dengan kondisi masih berlumuran cat merah. Ia terlihat menangis saat hendak dibawa masuk ke ruangan.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Prihartono Eling Lelakon mengatakan, aksi corat-coret ini telah dilaporkan oleh Pemkot Yogyakarta. Status kewarganegaraan bule tersebut belum diketahui secara pasti. Namun ia mengaku bernama Yit Kampak Mga.
"Aksi tersebut telah melanggar Perda Kota Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2006 Junto Perda Nomor 18 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Kebersihan," kata Prihartono Eling Lelakon saat dihubungi, Minggu (5/7/2015).
Yit tidak ditahan, karena sudah ada yang menjaminkan yakni bernama Ugo Untoro. Ia dijamin bahwa tidak akan melarikan diri. Dari keterangan awal, Yit mengaku mencari temanya bernama Ugo Untoro. Namun tidak kunjung ketemu, sehingga karena kesal lantas melampiaskan dengan mencorat-coret Tugu Yogyakarta dengan cat warna merah. (ahy/rna)











































