GM Garuda Indonesia Brand Office Semarang, I Wayan Supatrayasa mengatakan pihaknya hingga saat ini terus melakukan koordinasi untuk meminimalisir keterlambatan akibat kebakaran di Terminal 2E, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.
"Saat ini kami terus melalukan koordinasi untuk meminimalisasikan keterlambatan dengan melakukan quick handling di Bandara Ahmad Yani," kata I Wayan lewat pesan singkatnya, Minggu (5/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga memberikan kemudahan kepada pelanggan yang mau melakukan perubahan atas jadwal. Kita bebaskan biaya atas perubahan tiketnya," tandas I Wayan.
"Kami mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi karena hal ini berada di luar kendali kita," imbuhnya.
Sementara itu Manager On Duty Garuda Indonesia Bandara Ahmad Yani, M. Faisal menambahkan bagi penumpang yang ingin pindah maskapai akan dipermudah juga, bahkan yang ingin refund, maka akan dikembalikan full.
"Kalau penumpangan mau pindah maskapai kelebihannya bayar sendiri, kalau sisa kami kembalikan. Mau refund juga akan diberi full refund," katanya.
Meski delay bukan merupakan kesalahan Garuda Indonesia, lanjut Faisal, pihaknya tetap menerapkan management delay berupa makanan kecil.
"Ini manusiawi, kami berikan snack on ground bagi yang tidak puasa, kalau puasa bisa take away," tandas Faisal.
Dari informasi yang diperoleh detikcom, ada tiga penerbangan Garuda Indonesia dari Bandara Ahmad Yani Semarang ke Jakarta yang mengalami delay yaitu GA-235, GA- 237, dan GA-239. Sementara kedatangan yang mengalami delay dari Jakarta yaitu GA-232, GA-234, dan GA-236.
"Sampai sekarang jadwal kedatangan pukul 13.00 belum datang," ujarnya.
Meski demikian dari tiga keberangkatan yang mengalami delay, penerbangan GA-235, penumpangnya sudah mulai boarding pass. Hingga saat ini belum bisa diestimasi sampai kapan gangguan penerbangan akan terjadi akibat kebakaran di Bandara Cengkareng.
Sementara PT AP II dalam siaran persnya menyatakan, "Penerbangan Garuda dengan tujuan Yogyakarta, Pekanbaru, Batam, Ujung Pandang, Semarang, Palembang, Pontianak yang sebelumnya delay, saat ini sudah diberangkatkan."
(alg/nrl)











































