Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Edi. Penumpang tujuan Yogyakarta ini memilih untuk me-reschedule penerbangannya ketimbang menunggu tidak jelas seperti sekarang.
"Saya sih penerbangan memang masih jam 14.30 WIB tapi mendingan saya reschedule saja deh jadi besok gitu daripada nunggu tidak jelas," kata Edi bandara, Minggu (5/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini harusnya kan antrean bisa dibuat jelas, dikasih tali gitu buat pemisah supaya tertib. Terus infonya nggak dioper-oper gini, kayak nggak prepare gitu," curhatnya.
"Kita bukannya nggak mau ngertiin kondisi musibah gini, tapi kalau nggak prepare kayak begini juga bikin penumpang bingung," kata Edi.
Lewat akun twitternya, Garuda mengumumkan bahwa penerbangan di terminal 2 berangsur normal. Garuda juga memfasilitasi penumpang yang hendak melakukan refund/rebooking.
"Garuda Indonesia membebaskan biaya: cancellation fee, rebooking/reroute fee, refund fee, ADM fee, & fee perubahan tiket lainnya," tulisnya. (aws/nrl)











































