"Satu sub terminal harus ditutup yaitu untuk penumpang Garuda," ujar Corporate Secretary PT AP II Agus Haryadi saat dihubungi detikcom, Minggu (5/7/2015).
Menurut Agus, pihaknya telah membagi 3 lokasi check ini bagi penumpang tujuan domestik dan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi di terminal 2 saat ini dalam keadaan terkendali. Pasokan listrik menuju terminal tersebut belum dapat dialirkan karena masih dalam hitungan berbahaya. Pihak AP II masih melakukan pengecekan terhadap seluruh instalasi listrik.
Agus mengatakan ada wacana untuk menggabungkan penumpang dalam rute yang sama dengan menggunakan pesawat berbadan lebar.
"Ini untuk kota-kota besar seperti Surabaya dan Denpasar. Bisa dimungkinkan penggabungan," jelasnya. (fiq/nrl)











































