Dalam email kepada redaksi@detik.com, Minggu (4/7/2015), Hafiz mengatakan belum jelas kapan pesawatnya akan terbang. Padahal seharusnya jadwal keberangkatannya pagi tadi adalah pukul 08.20 WIB. Terminal internasional 2D yang disebut sebagai jalur pengganti, hingga pagi tadi belum dibuka untuk check-in.
"Karena delay terpaksa saya tidak bisa ikut meeting di KL siang ini," cerita Hafiz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak seperti sekarang. Semua sistem di terminal II dimatikan. Ini pasti merugikan semua pihak yang terkait," terangnya.
Cerita lain datang dari Soubani Akrom. Penumpang Garuda Indonesia tujuan Balikpapan itu mengatakan, pesawat yang seharusnya berangkat pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB, diubah jadi pukul 14.00 WIB. Dia berharap penerbangannya tidak dibatalkan karena harus mudik.
"Ini saya lagi di travel nyari tiket lain. Mau mudik soalnya," terang Soubani.
(mad/imk)











































