Trek-trekan Jelang Sahur, 45 Motor Diangkut Polisi

Trek-trekan Jelang Sahur, 45 Motor Diangkut Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 05 Jul 2015 10:35 WIB
Trek-trekan Jelang Sahur, 45 Motor Diangkut Polisi
Polsek Balajara mengamankan 45 motor yang terlibat trek-trekan. (Foto - Mei Amelia/detikcom)
Jakarta -
Waktu jelang sahur kerap dijadikan ajang para pemuda untuk melakukan balapan liar atau trek-trekan. Seperti halnya yang terjadi di kawasan industri Olex Balaraja, Kabupaten Tangerang, dini hari tadi. Sebanyak 45 Unit motor diamankan di lokasi setelah aparat Polsek Balaraja membubarkan aksi trek-trekan tersebut.

Kapolsek Balaraja Komisaris Polisi Mirodin mengatakan, razia trek-trekan ini dalam rangka Operasi Cipta Kondisi untuk mengamankan wilayah selama bulan ramadan.

"Kami mendapat laporan warga yang merasa resah dengan adanya aksi trek-trekan ini. Selain itu pula, trek-trekan ini sangat membahayakkan keselamatan mereka juga," jelas Mirodin kepada detikcom, Minggu (5/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operasi tersebut digelar pada Sabtu (4/7) malam hingga dini hari tadi menjelang Subuh. Polsek Balaraja mengerahkan 18 personil di lokasi untuk membubarkan aksi trek-trekan tersebut.

"Totalnya ada 45 unit motor yang melakukan trek-trekan serta puluhan pelaku trek-trekan yang rata-rata berusia 17 tahunan ke atas," ucapnya.

Motor tersebut kemudian diangkut ke Mapolsek Balaraja menggunakan mobil truk. Selanjutnya para pelaku balapan liar didata.

"Untuk kendaraannya kami datakan dulu. Jika tidak ada kelengkapan surat-surat kendaraannya akan kami kandangkan, tetapi kalau sudah lengkap surat-suratnya kita kembalikan dengan catatan membuat surat pernyataan tidak akan melakukan lagi," jelasnya.

Menurut Mirodin, kawasan industri Olex di Balaraja ini memang kerap menjadi ajang trek-trekan karena jalannya yang lebar dan panjang. Antisipasi ke depan, pihak kepolisian akan mendirikan posko terpadu dengan Polsek tetangga karena wilayah tersebut berbatasan dengan Polsek Tigaraksa.

"Kemudian kami juga akan berdayakan sekuriti kawasan industri untuk ikut mengamankan trek-trekan, paling tidak segera melapor jika terjadi indikasi adanya kerumunan pemuda untuk balapan liar," tuntasnya. (mei/erd)


Berita Terkait