ASABRI Beri Santunan ke Kru Hercules yang Jadi Korban di Medan

ASABRI Beri Santunan ke Kru Hercules yang Jadi Korban di Medan

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2015 21:01 WIB
Jakarta - PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau disingkat PT ASABRI (Persero) memberikan santunan kepada kru Hercules C-130B A-1310 mengalami kecelakaan di Medan, Sumatera Utara. Santunan itu sebesar Rp 100 juta dan biaya pemakaman.

Pemberian santunan disampaikan langsung oleh Diretur Utama PT. ASABRI (Persero) Mayjen (purn) Adam Damiri kepada para keluarga kru yang tinggal di Kompleks Lanud Abdulrachman Saleh, Sabtu (4/7/2015). Adam mengungkapkan, jika santunan yang diberikan sebesar Rp 100 juta ditambah biaya pemakaman untuk para 12 kru Hercules C-130B milik Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh.

"Nominalnya seratus juta ditambah biaya pemakaman," terang Adam usai memberikan santunan kepada keluarga Kapten Sandy Permana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, jumlah itu sangat kurang jika melihat resiko tugas prajurit TNI dalam mengawal kedaulatan NKRI. Karena itu, lanjut dia, sudah dibuat Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk menaikkan uang santunan dan pemberian beasiswa bagi anak-anak prajurit yang gugur dalam tugas. Dia mengaku, RPP masih dalam proses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Jika disetujui akan berlaku surut mulai 1 Juli 2015 sama dengan BPJS kemarin. Harapan kami segera terealisasi, melihat kebutuhan dan tingkat resiko prajurit cukup besar. Jika dihitung akan dapat senilai Rp 400 juta seperti yang diusulkan," ungkapnya yang didampingi Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hadi Tjahjanto.

Adam menjelaskan ada 38 orang yang mendapatkan santunan dari ASABRI. Mereka 12 kru Hercules C-130B ditambah 10 anggota Paskhas, dan para prajurit yang tengah akan menjalankan tugas dan berada di dalam pesawat tersebut.

"Ada 38 prajurit dapat santunan ini. Jumlahnya sama, tidak berpatokan pada pangkat dan jabatan. Ini berdasarkan keputusan presiden soal pemberian santunan kepada prajurit yang gugur dalam tugas," urainya.

"Mereka gugur dalam tugas, seperti Kapten Sandy Permana dan kru lainnya dan putra-putri mereka sangat perlu diperhatikan," lanjut Adam. (imk/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini