Elektabilitas Hasil Survei Rendah, Lulung: Saya Mau Bekerja Saja

Elektabilitas Hasil Survei Rendah, Lulung: Saya Mau Bekerja Saja

Ferdinan - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2015 18:33 WIB
Elektabilitas Hasil Survei Rendah, Lulung: Saya Mau Bekerja Saja
foto: Adhi W/CNNIndonesia
Jakarta - Pusat Data Bersatu (PDB) pernah merilis tingkat popularitas dan tingkat keterpilihan (elektabilitas) sejumlah tokoh termasuk Abraham 'Lulung' Lunggana yang disebut elektabilitasnya rendah. Lulung tak mau ambil pusing. Dia tetap berkonsentrasi bekerja di dewan.

"Ya itu kan survei siapa? Kan gitu, kita lihat saja. Pokoknya saya pengen bekerja. Saya mau bekerja saja," ujar Lulung di sela acara buka puasa bersama di kediaman Ketum PPP Djan Faridz di Jl Talang, Menteng, Jakpus, Sabtu (4/7/20015).

Lulung yang sebelumnya menyatakan siap bila dipercaya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI pada tahun 2017, menuturkan belum memiliki persiapan apapun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belumlah belum persiapan, orang kita juga belum tentu dicalonin partai. Partai lagi terbelah dua begini kan, sudah kita mau bekerja saja," ujar politisi PPP yang di Tanah Abang dikenal dengan nama Haji Lulung ini.

Pusat Data Bersatu (PDB) merilis hasil survei yang dilakukan pada 26 Mei- 1 Juni 2015 dengan 422 responden menunjukkan eektabilitas Ahok mencapai 35,8 persen.

Sedangkan tingkat popularitas dan akseptabilitasnya juga paling tinggi yakni masing-masing 99,3 persen dan 77,5 persen dari seluruh responden.

"Ahok masih menjadi tokoh yang memiliki elektabilitas paling tinggi. Belum ada tokoh yang sanggup mengalahkan Ahok," ujar peneliti senior PDB, Agus Herta Sumarto dalam paparan hasil survei bertajuk "Tiga Pendekar Siap Merebut Jakarta di Pilgub DKI 2017" di Apartemen Park Royal Jl Gatot Subroto, Jaksel, Jumat (26/6).

Sementara Lulung, memiliki tingkat popularitas 85,8 persen dan tingkat akseptabilitas sebesar 11,9 persen. Tapi untuk urusan elektabilitas, Lulung tersungkur di dasar klasemen dari sederet nama tokoh. Elektabilitas Lulung hanya 0,7 persen.

(fdn/dra)


Berita Terkait