"Ya itu kan survei siapa? Kan gitu, kita lihat saja. Pokoknya saya pengen bekerja. Saya mau bekerja saja," ujar Lulung di sela acara buka puasa bersama di kediaman Ketum PPP Djan Faridz di Jl Talang, Menteng, Jakpus, Sabtu (4/7/20015).
Lulung yang sebelumnya menyatakan siap bila dipercaya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI pada tahun 2017, menuturkan belum memiliki persiapan apapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat Data Bersatu (PDB) merilis hasil survei yang dilakukan pada 26 Mei- 1 Juni 2015 dengan 422 responden menunjukkan eektabilitas Ahok mencapai 35,8 persen.
Sedangkan tingkat popularitas dan akseptabilitasnya juga paling tinggi yakni masing-masing 99,3 persen dan 77,5 persen dari seluruh responden.
"Ahok masih menjadi tokoh yang memiliki elektabilitas paling tinggi. Belum ada tokoh yang sanggup mengalahkan Ahok," ujar peneliti senior PDB, Agus Herta Sumarto dalam paparan hasil survei bertajuk "Tiga Pendekar Siap Merebut Jakarta di Pilgub DKI 2017" di Apartemen Park Royal Jl Gatot Subroto, Jaksel, Jumat (26/6).
Sementara Lulung, memiliki tingkat popularitas 85,8 persen dan tingkat akseptabilitas sebesar 11,9 persen. Tapi untuk urusan elektabilitas, Lulung tersungkur di dasar klasemen dari sederet nama tokoh. Elektabilitas Lulung hanya 0,7 persen.
(fdn/dra)










































