Namun ketika desa ini didatangi orang nomor satu di daerahnya, warga setempat malah beramai ramai menggerutu dan protes. Apa keluhan mereka?
"Pak Bupati, jalan desa ini rusak parah. Kapan mau diperbaiki?" celetuk Suyanto, warga setempat saat bertemu dengan Anas di PPGA Raung, Jumat (3/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Bupati ini kan jalan untuk evakuasi. Kenapa kok tidak segera diperbaiki?" kata warga lainnya.
Dusun Mangaran, Desa Sumber Arum, Songgon, merupakan desa yang berjarak sekitar 10 kilometer (km) dari puncak Gunung Raung. Sepanjang jalan ini, kira-kira sejauh 3,4 km memang terpantau rusak parah. Padahal jalan ini merupakan akses satu-satunya yang digunakan oleh warga jika proses evakuasi Gunung Raung terjadi.
Menanggapi keluhan warganya, apa tanggapan Anas? Pria yang memasuki tahun kelima memimpin Banyuwangi ini merasa kaget ketika mendengar keluhan warganya. Pasalnya pihak Pemkab Banyuwangi telah memberikan anggaran untuk memperbaiki jalan yang sedianya juga dijadikan akses jalan evakuasi Gunung Raung tersebut. Namun kenyataannya, hingga kini jalan itu juga belum diperbaiki.
"Saya agak kecewa, saya pikir sudah di bangun (jalannya) ternyata malah dibangun ke Dusun Bejong (Dusun yang lokasinya bersebelahan dengan Dusun Mangaran)," terang Anas.
Raut kecewa langsung terlihat dari wajah Anas. Namun selepas pihaknya berkoordinasi dengan pihak SKPD terkait, Pemkab berjanji akan membangun sebagian jalur evakuasi Gunung Raung di desa setempat.
"Sementara kita bangun, diajukan ke PAK. Saya pindah rute lain ke sini, yang penting ditambah dulu perbaikannya menuju ke sini," pungkas Anas. (ugik/rul)











































