Pendemo yang berjumlah sekitar 200-an ini longmarch dari Plaza UOB ke Bundaran HI, Jumat (3/7/2015) pukul 16.00 WIB. Mereka beraksi di depan Hotel Grand Hyatt. Salah seorang orator beraksi dari mobil bak terbuka.
"Ini adalah sebuah awalan dari aksi yang lebih besar lagi. Lawan, lawan!" teriak orator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika memang kebijakan itu tidak dicabut, maka mereka akan memanggil seluruh buruh di Indonesia untuk turun jalan.
Orator itu juga menyebut, kebijakan baru tentang JHT sangat merugikan buruh. Karena itu, mereka meminta untuk mengusut kinerja Menaker Hanif Dakhiri dan direksi BPJS atas PP Penyelenggaraan JHT yang berlaku 1 Juli 2015 itu.
"Jika Jokowi tidak mencabut peraturan itu, kami akan meminta dan memanggil serikat buruh yang ada di Indonesia untuk menurunkan Jokowi karena aksi hari ini adalah aksi pemanasan," kata orator.
Dalam aksinya pendemo membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan mereka serta spanduk Federasi Serikat Buruh. Pendemo mengenakan seragam berwarna merah dan hitam.
Akibat demo ini, lalu lintas dari Sudirman ke HI terpantau padat. Arah sebaliknya juga padat namun mobil masih bisa melintas. Bus TransJakarta juga beroperasi normal.
Kepala Sub Sektor Pospol HI Iptu I Nengah Brata mengatakan, pihaknya menurunkan 200 unit personel Sabhara dari Polres Jakpus dan Polsek Menteng.
(nwy/nrl)











































