"Kita duga kebakaran akibat adanya korsleting di bagian AC. Tapi untuk pastinya harus diperiksa terlebih dulu," kata General Manager Lorena Busway, Andy Saragih, kepada detikcom, Jumat (3/7/2015).
Andy mengatakan, dugaan korsleting AC ini disebabkan mesin bus ini selalu diperiksa secara rutin. "Kalau mesin kita periksa rutin, karena itu dugaannya di AC karena memang memeriksa AC kan lebih sulit," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bus sudah dijalankan sejak 2008 dan baru direkondisi," kata Andy.
Andy menyatakan, temperatur bus berbahan bakar gas (BBG) lebih tinggi dibandingkan dengan bus yang berbahan bakar solar. Sebab inilah PT Lorena selalu memperhatikan kondisi mesin bus.
"Apalagi kalau macet, ini bisa tambah panas lagi temperaturnya. Karena kalau bus jalan kan ada angin masuk ke mesin," katanya. (nal/nrl)










































