DPR Surati Jokowi Setujui Usulan Panglima TNI dan Kepala BIN

DPR Surati Jokowi Setujui Usulan Panglima TNI dan Kepala BIN

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 03 Jul 2015 15:54 WIB
DPR Surati Jokowi Setujui Usulan Panglima TNI dan Kepala BIN
Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto mengucapkan selamat kepada calon Kepala BIN Letjen (Purn) Sutiyoso dan calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Keduanya telah disetujui paripurna DPR, surat persetujuan pun dikirim ke Presiden Jokowi.

"Kami mengucapkan selamat kepada Panglima TNI dan Kepala BIN yang telah diajukan oleh Presiden dan telah melalui fit and proper test di DPR yakni Jendral TNIย  Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI dan Letjen TNI (purn) Sutiyoso sebagai Kepala BIN," kata Novanto kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Novanto pun telah mengirim surat persetujuan DPR ke presiden Jokowi. Selanjutnya keduanya tinggal menunggu pelantikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berkomunikasi dengan Presiden pada hari ini dan telah mengirimkan surat persetujuan DPR . Mudah mudahkan minggu depan Presiden dapatย  melantik Panglima TNI dan Kepala BIN yang baru," kata Novanto.

DPR menilai kedua pejabat tersebut mampu untuk menjadikan TNI semakin kuat dalam memelihara pertahanan dan keamanan NKRI. Keduanya diyakini dapat langsung bekerja dengan baik setelah resmi dilantik nanti.

"Merupakan dua putera terbaik bangsa ini yang mendapatkan kepercayaan Presiden dan DPR. Mereka adalah figur tepat dan berkompeten," katanya.

Novanto mendukung pemerintah segera memperbaharui alutsista yang dimiliki oleh TNI maupun BIN. Pemerintah diharapkan juga dapat meningkatkan kemampuan dan jumlah personil TNI dan BIN sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan.

"Pimpinan DPR mengapresiasi atas kinerja komisi I dan komisi III yang telah menyelesaikan proses uji kelayakan dan kepatutan Kepala BIN, Panglima TNI dan Hakim Agung yang berlangsung dengan mengedepankan musyawarah mufakat. Pimpinan DPR juga mengucapkan terimakasih kepada rakyat Indonesia yang telah berpartisipasi aktif dan memberikan masukan kepada DPR dalam proses tersebut," pungkasnya. (van/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads