"Mereka tertangkap saat menaruh batu dan paku di rel untuk dilindas oleh kereta yang melintas dan melempar batu," kata juru bicara PT KAI Commuter Jabotabek, Eva Chairunisa, kepada wartawan, Jumat (3/7/2015).
Pelaku yang tertangkap ada 7 orang, mereka berusia antara 11 hingga 16 tahun. Saat ini para pelaku berada di Polsek Cakung untuk diperiksa polisi. "Kemarin juga kita menangkap 7 orang pelaku pelemparan KRL di sekitar Cakung," katanya.
Eva mengatakan, pelemparan batu pada KRL ini membuat perjalanan KRL menjadi tersendat. Kereta yang kacanya pecah akibat ditimpuki batu harus masuk ke dipo untuk menjalani perbaikan kaca selama beberapa jam.
"Akibatnya PT KCJ harus mengeluarkan kereta cadangan. Selain itu penumpang di dalam KRL juga bisa luka terkena lemparan batu dari luar," katanya.
Saat Ramadan PT KCJ juga terus melaksanakan sosialisasi dengan bersilaturahmi ke warga sekitar rel kereta api. Sosialisasi dikemas dalam kegiatan dialog, buka puasa bersama, santunan perlengkapan ibadah, dan penempelan pamflet.
"Kegiatan ini berlangsung di enam belas titik dan melibatkan empat puluh orang petugas. PT KCJ berharap kegiatan tersebut dapat menekan bahkan menghilangkan aksi vandalisme terhadap kereta api," katanya. (nal/nrl)











































