Dengan Rapor Online, Warga Bandung Bisa Nilai Kinerja Camat dan Lurah

Revolusi Kota

Dengan Rapor Online, Warga Bandung Bisa Nilai Kinerja Camat dan Lurah

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jumat, 03 Jul 2015 14:15 WIB
Dengan Rapor Online, Warga Bandung Bisa Nilai Kinerja Camat dan Lurah
(Foto: Website SIP Kota Bandung)
Bandung - Selain mengadu persoalan kota, kini warga Bandung juga bisa langsung menilai kinerja lurah dan camat tempat tinggal mereka. Penilaian warga, menjadi bahan evaluasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Nanti akan keluar rapor online setiap lurah dan camat. Untuk menilai camat dan lurah ini, warga hanya tinggal memberikan nilai melalui portal sip.bandung.go.id

Setahun ini, Pemkot Bandung telah mulai membangun sistem informasi penilaian kinerja di kecamatan dan kelurahan di mana partisi publik akan masuk menjadi indikator penilaian.

"Sebelumnya untuk bisa masuk ke portal tersebut bisa melalui facebook dan twitter. Saat ini sedang kita persiapkan warga yang bisa masuk untuk beri penilaian itu berdasarkan NIK (nomor induk kependudukan) yang terkoneksi dengan data Disdukcapil. Supaya penilaian lebih tepat," ujar Kepala Bagian Pemerintahan Umum Kota Bandung, Andri Darusman, kepada detikcom pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, warga hanya bisa memberikan penilaian untuk kecamatan tempatnya tinggal saja.

Penilaian yang diberikan, yaitu mulai dari kinerja pelayanan publik, K3 (Ketertiban, Kebersihan, Keindahan) hingga inovasi atau indeks kebahagiaan seperti digelarnya kegiatan culinary night, Jumat Keliling, makan dengan warga miskin dan lainnya. Untuk pelayanan publik, tim rapor camat lurah juga mendapatkan rekapan dari tim LAPOR! yang khusus menerima aduan masyarakat.

Masing-masing kecamatan dan kelurahan, mengisi item-item penilaian lengkap dengan bukti pendukung melalui aplikasi di portal sip.bandung.go.id kemudian tim akan melakukan verifikasi hingga bobot nilai keluar.

Camat dan lurah atau admin yang mengisi item penilaian tidak dapat melihat hasil penilaian dari kecamatan atau kelurahan lain. Secara sistem, bobot nilai dari masing-masing indikator akan langsung mengurutkan kecamatan dan kelurahan dalam bentuk ranking.

Warga dapat memberikan penilaian dengan memberikan rating bintang skala 1-5 serta disertai alasan memberikan rating tersebut.

"Camat dan lurah jadi terpacu untuk memberikan pelayanan dan kinerja terbaik. Jadi bersaing secara positif," tutur Andri. (tya/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads