Pantauan di lokasi, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2015), hampir 50 persen Halte Salemba UI mengalami kerusakan. Bagian halte di sisi luar, terutama yang berada di dekat bus terlihat hangus.
Teralis di bagian atap terlepas hingga ada yang copot, namun juga juga yang masih menggantung. Satu pintu geser lepas, namun sisanya masih utuh dan tetap bisa berfungsi normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaca-kaca yang terpasang di dinding halte memang sebagian pecah akibat api yang menyambar. Tampak tempat sampah yang penyok dan compang-camping terkena jelaga.
Saat kejadian, TV layar datar pengumuman rute yang ada di halte terlempar dari penyangganya akibat ledakan. Sebagian besar ventilasi sudah tidak berbentuk dan gosong.
Meterial-material halte yang rusak kini ditumpuk di sisi halte yang tidak terkena dampak dari terbakarnya bus TransJ jenis komodo itu. Di tumpukan terlihat besi-besi, instlasi, pintu kaca, dan beberapa material lainnya.
Halte Salemba UI sendiri untuk saat ini ditutup sementara. Di atas jembatan penyeberangan yang menuju ke halte terpasang tali dengan pengumuman penutupan halte.
Petugas tiket sudah pergi meninggalkan halte. Di bagian pintu masuk halte, setengah rolling door terlihat menutup. Meja pun menghalangi jalur masuk penumpang dari arah jembatan penyebrangan.
Hingga saat ini bus yang terbakar masih berada di lokasi. Petugas belum berhasil mengevakuasi dan masih berusaha menemukan cara untuk membawa bus yang habis terbakar itu dengan mobil derek. Bus hanya tersisa rangka saja. (elz/gah)











































