Kerabat dan takziah tidak kuasa menahan kesedihan. Armayanti yang tengah hamil 7 bulan dan ketiga putranya, Leonardo (12), Revaldo (9), Mesiliano (6), tewas saat akan pulang dari Jakarta.
Pelda Ari Budi Wibawa mengatakan, bahwa istrinya berniat pulang dari menghadiri pernikahan adik bungsunya di Jakarta. Karena libur sekolah, ketiga putranya ikut diajak dan pulang menumpang pesawat Hercules yang tengah menggelar Penerbangan Umum Militer (PAUM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelda Ari menyebut, musibah ini sudah suratan takdir. Bukan karena menumpang pesawat Hercules, secanggih apapun sebuah pesawat terbang, jika sudah takdir memanggil maka apa boleh dikata.
"Pesawat baru dan canggih bisa aja jatuh. Ini sudah takdir bagi kami," ucapnya seraya menahan sedih.
Dia mengaku, istrinya terakhir memberikan kabar 3 menit sebelum pesawat Hercules A-1310 yang ditumpangi itu take off. Bintara Intel Lanud Ranai, Kepulauan Riau tersebut memang berpesan, agar istrinya terus memberikan kabar selama perjalanan meninggalkan ibukota.
"Terakhir BBM, 'Pa berangkat' saya pun menjawab iya. Saya minta memang untuk terus kasih kabar ketika datang dan berangkat," ujarnya mengenang.
Pelda Ari mengaku, tidak bergabung untuk hadir menghadiri pernikahan adik bungsu istrinya, karena keperluan tugas. (dhn/dhn)










































