Jenderal Moeldoko: Ada Sanksi Jika Penerbangan Militer Dibisniskan

Jenderal Moeldoko: Ada Sanksi Jika Penerbangan Militer Dibisniskan

Ray Jordan - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 21:12 WIB
Jenderal Moeldoko: Ada Sanksi Jika Penerbangan Militer Dibisniskan
Jakarta - Sejumlah warga sipil ikut dalam penerbangan Hercules C-130 yang jatuh di Medan, Sumatera Utara. Ada kabar pengakuan warga diminta ongkos apabila ingin naik pesawat militer. Apa kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko?

Moeldoko mengatakan warga sipil tidak boleh membayar dalam penerbangan militer.Β  Dia pun menegaskan ada sanksi jika ada pungutan untuk sipil dalam penerbangan militer.

"Ya pasti ada tindakan lah. Tidak boleh itu membisniskan barang," ujar Panglima TNI Meoldoko saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ada kasus-kasus tertentu yang dibolehkannya untuk meminta biaya. Seperti pengoperasian di hari-hari spesial.

"Ada case (kasus) lagi begini, case lagi, ini hari raya, kita harus mengerahkan kapal perang ini, pada occasion spesial (hari raya) seperti ini nggak apa-apa boleh. Apakah dia harus bayar? Boleh. Mungkin, karena di situ sudah diberi makan, ya kan. Ya gitu. Jadi ada case-case tertentu yang seperti itu. jadi tidak hitam putih," jelas Moeldoko.

Moeldoko mengakui jika tidak ada asuransi yang mengikat dalam penerbangan militer itu.

"Ya itu persoalannya. Justru di situlah yang semestinya tidak boleh terjadi. Karena ini berkaitan dengan kalau sudah terjadi sesuatu, setelah itu bagaimana," jelas Moeldoko. (jor/dhn)


Berita Terkait