Kapolsek Singosari AKP Ariek Indra mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menyelidiki informasi masyarakat terkait adanya pabrik petasan.
"Masyarakat sekitar merasa resah dengan adanya kegiatan pembuatan petasan ini karena dikhawatirkan meledak," ungkap Ariek kepada detikcom, Kamis (2/7/2015).
Pabrik petasan digerebek |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada ribuan petasan berbagai jenis yang kita sita di lokasi," imbuhnya.
Barang bukti tersebut di antaranya 6,6 Kg bubuk peledak, 2,7 Kg potasium, 6 Kg serbuk arang, 806 batang sumbu ukuran 60 Cm, petasan diameter 2 cm panjang 65 cm sebanyak 136 butir, petasan jadi diameter 7 cm panjang 9 cm sebanyak 35 butir, petasan jadi renteng panjang 5 meter sebanyak10 set, petasan jadi renteng panjang 10 meter 2 set serta 65 lembar sumbu lembaran.
"Untuk 1 renceng petasan panjang 5 meter ini isinya ada 55 petasan kemudian untuk 1 renteng panjang 10 meter isi 103 petasan diameter 2 cm dan 2 petasan diameter 7 cm," imbuhnya. (mei/bar)












































Pabrik petasan digerebek