Menpora Imam Nahrawi, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menkum HAM Yasonna Laoly, tercatat sebagai menteri dalam Kabinet Kerja yang paling banyak membuat kegaduhan publik dan paling banyak mendapatkan sentimen negatif di media massa nasional.
"Kebijakan yang dibuat Imam dan Yasonna cenderung memantik terjadinya polemik di masyarakat dan mendegradasi kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK," ujar Usman Rachman, CEO LKP, dalam rilis survei LKP 'Rapor Kinerja Menteri Jelang Reshuffle Kabinet' di Pulau Dua Resto, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, sentimen negatif terhadap Menpora terutama terkait kasus pembekuan PSSI dan gagalnya Indonesia di SEA Games 2015. Sementara sentimen negatif terhadap Menkum HAM lebih banyak terkait dengan kasus dualisme DPP Partai Golkar dan PPP," jelasnya.
Metode survei secara kuantitatif mengumpulkan 2.640 berita dari 10 media nasional terkemuka. Perangkat analisis di dalam survei dilakukan melalui teknik komparasi dari satu media dengan media lain serta content analysis dari setiap pemberitaan.
Metode survei lain yang digunakan adalah metode kualitatif terhadap program menteri Kabinet Jokowi-JK, yaitu dengan teknik heurmenetik dari visi, misi dan program Nawa Cita dengan program menteri yang digulirkan.
Riset media yang dilakukan oleh LKP mulai pemberitaan 1 April 2015 sampai 25 Juni 2015 dengan periode riset dilaksanakan dari 26 Juni 2015. Berikut daftar 10 menteri yang paling membuat kegaduhan publik dan memperoleh sentimen negatif dari media massa nasional berdasarkan survei LKP:
1. Imam Nahrawi
2. Rini Soemarno
3. Yasonna Laoly
4. Indroyono Soesilo
5. AAG Puspayoga
6. Puan Maharani
7. Pratikno
8. Siti Nurbaya Bakar
9. Nila F Moeloek
10. Tedjo Eddy P (rni/tor)











































