Usai turun dari mobil ambulance pembawa jenzah, Tri Rejeki, istri Pratu Ardianto Wibowo yang tengah hamil muda langsung jatuh pingsan beberapa langkah di halaman rumah.
Suasana haru pecah. Keluarga tak kuasa membendung kesedihannya saat jenazah akan disalatkan dan diserahkan pada TNI AU untuk dimakamkan secara militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerahan jenazah kepada pihak TNI dipimpin oleh Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto. "Saya merasa kehilangan, sebagai Bupati mewakili masyarakat Purbalingga menyerahkan jenazah Pratu Ardianto Wibowo untuk dimakamkan secara militer," ucap bupati.
Praka Ardianto Wibowo memutuskan menjadi tentara angkatan udara dengan masuk ke Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karir (Semata PK) di Lanud Adi Sumarmo Solo. Terakhir ia bertugas di Batalyon Komando 462/Paskhas Pulanggeni, Pekanbaru dan mempersunting Tri Rejeki, warga Kecamatan Kejobong, Purbalingga pada Januari 2014 dan memboyongnya ke Pekanbaru.
Selain Pratu Ardianto Wibowo, turut dibawa jenazah Serda Ando Dandy Prastowo yang juga korban jatuhnya pesawat Hercules. Jenazah tiba di bandara Tunggul Wulung Cilacap sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung diantar ke kediaman masing-masing. Jenazah Serda Ando Dandy Prastowo dibawa ke rumahnya di Rt 2/5 No 26 Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah. (arb/try)











































