Samad Soal Rekaman Kriminalisasi: Kalau Ada, Wajib Membukanya

Samad Soal Rekaman Kriminalisasi: Kalau Ada, Wajib Membukanya

Andri Haryanto - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 17:01 WIB
Samad Soal Rekaman Kriminalisasi: Kalau Ada, Wajib Membukanya
foto: Rinaldy/CNN Indonesia
Jakarta - Novel Baswedan dan Bambang Widjanto menyebut ada upaya kriminalisasi terhadap pimpinan dan penyidik KPK. Dugaan itu tertuang dalam rekaman sadapan KPK.

Sedang Ketua KPK non aktif Abraham Samad sendiri mengaku tidak mengetahui hal itu, namun bila pun ada, pimpinan KPK saat ini harus membukanya.

"Jadi, begini. Bukan Pak BW punya kewajiban. Tapi kalau memang ada, pimpinan yang sekarang menyerahkan kalau memang ada, ya," kata Samad usai pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samad mengaku, dirinya belum sempat bertemu dengan BW guna mengkonfirmasi terkait rekaman yang hingga kini masih misterius. "Belum sempat ketemu," katanya.

Soal rekaman ini pernah dilontarkan oleh Novel Baswedan saat praperadilan terkait kasus tuduhan kekerasan yang menjeratnya.

Bambang Widjojanto wakil pimpinan KPK, juga mengungkapkan hal serupa dalam sidang judicial review di Mahkamah Konstitusi. Bahkan hakim MK menantang BW untuk membuka rekaman tersebut.

(ahy/dra)


Berita Terkait