Patah Jadi 2, Ini Wujud Antena Radio yang Ditabrak Hercules

Patah Jadi 2, Ini Wujud Antena Radio yang Ditabrak Hercules

Jefris Santama - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 16:56 WIB
Patah Jadi 2, Ini Wujud Antena Radio yang Ditabrak Hercules
Tiang antena radio yang ditabrak Hercules. (Jefris Santama/detikcom)
Medan - Sebelum jatuh di Jalan Djamin Ginting, Medan, pesawat Hercules C-130 sempat menabrak antena radio. Antena itu langsung patah dua setelah terpapar bodi pesawat.

Antena itu merupakan pemancar Radio Joy FM, radio swasta dengan siaran kerohanian. Posisi antena itu berada di atap bangunan ruko berlantai empat milik Yayasan Pendidikan Harapan, yang juga mengelola Sekolah Bethany Medan.

Pada Kamis (2/7/2015) patahan antena radio itu terlihat diletakkan di halaman bangunan. Panjang antena yang patah itu sekitar lima meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berapa aslinya panjang antena ini saya tidak tahu. Di atas, pimpinan tidak ada. Saya tidak tahu soal antena, belum pernah naik ke atas, karena dikunci pintunya. Saya pun baru bekerja di sini," kata petugas sekuriti gedung yang menyebut namanya sebagai Joe.

Antena yang patah itu sendiri berupa rangkaian tiga tiang besi membentuk segitiga. Tiang besinya hanya sebesar jempol. Terlihat kabel hitam melilit di patahan antena itu.

Sesaat setelah ditabrak Hercules pada Selasa (30/6) siang, patahan antena itu terlempar ke bawah. Di lokasi berdirinya antena itu, ditemukan juga panel besi segi empat bertuliskan โ€˜batteryโ€™. Diduga panel itu bagian pesawat yang tertinggal di lokasi.

Sebelumnya Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menyatakan, pesawat terjatuh setelah menabrak antena itu. Keberadaan antena itu andil menyebabkan kecelakaan.

Sesaat setelah lepas landas pesawat Hercules yang diterbangkan pilot Kapten Pnb Sandy Permana itu mengalami mati mesin sebelah kanan. Pesawat tidak bisa naik, dan ketika turun menabrak antena, lantas terhenti di tanah dengan posisi terbalik. Titik terhentinya pesawat itu terpaut sekitar 200 meter dari bangunan ruko antena radio tersebut. (rul/try)


Berita Terkait