"Ya pertanyaannya mengulang-ulang hal-hal yang sudah lalu. Jadi saya pikir ini akan begitu terus, berputar-putar dan bolak-balik," kata Samad usai diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Samad dan pengacaranya Saor Siagian keluar gedung sekitar pukul 13.00 WIB.
Meski demikian, Samad mengatakan dirinya selaku penegak hukum akan mengikuti proses hukum yang menjeratnya.
"Oleh karena itu, walaupun akal sehat saya mengatakan ini adalah kriminalisasi hukum, tapi saya harus mengikuti proses hukum ini sebagai pembelajaran untuk seluruh masyarakat indonesia," kata Samad.
Samad mengatakan, apa yang menimpanya adalah bagian dari risiko yang diembannya sebagai pimpinan KPK. "Dan saya ikhlas menerima risiko ini sebagai sebuah perjuangan," kata Samad. (ahy/dra)











































