Siti berasal dari keluarga yang amat sederhana. Ayahnya yang bernama Miswan Kasim bekerja serabutan dan tak jarang menjadi kuli bangunan. Sedangkan ibunya menjadi ibu rumah tangga yang merawat tiga anak.
Sejak kecil Siti tinggal di Cirebon bersama keluarganya. Hanya saja Siti mendapat kesempatan untuk berkuliah di luar kampung halamannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkat cerita, Siti kemudian bekerja selama setahun di pabrik garmen yang terletak di Majalengka selama satu tahun. Kemudian dia mencoba kembali tes masuk PTN dan diterima di Jurusan Sosiologi FISIP Unsoed.
"Saya mendapat keringanan biaya pendaftaran setelah dibantu kakak-kakak dari BEM kampus. Lalu di kuliah saya mendapatkan beasiswa dari pemerintah yang namanya PPA (Peningkatan Prestasi Akademik)," kata Siti saat berbagi inspirasi dengan detikcom, Sabtu (27/6/2015).
Besaran beasiswa itu adalah Rp 350.000 per bulan yang dibayarkan setiap semester. Sehingga pada setiap semester dia mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp 2,1 juta.
"Biasanya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, ada yang dikirim ke orang tua juga," kata dia.
Beasiswa tersebut berasal dari pemerintah yang disalurkan ke kampus-kampus PTN. Syarat dari beasiswa itu adalah mempertahankan prestasi setiap semester. Nantinya transkrip nilai akan dikumpulkan pada awal semester sebagai penentu apakah akan mendapat beasiswa itu lagi atau tidak.
"Alhamdulillah sampai lulus saya dapat beasiswanya. Karena itu saya jadi merasa berutang kepada negara," ungkap Siti.
Kini Siti tengah sibuk mengurus berkas-berkas untuk mendaftar beasiswa. Dia ingin sekali melanjutkan studi ke jenjang magister.
"Kalau tidak dapat beasiswa sih saya inginnya bekerja di aktivis sosial. Misalnya seperti di Unicef atau di Unesco. Tapi yang utama ya ingin jadi dosen, ingin mengajar. Saya ingin mengajar karena ingin balas budi ke negara," tutur Siti.
Berita menggugah dengan tema muda dan mengispirasi sengaja disajikan untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk semakin kreatif dan inovatif dalam berbagai hal. Jika ada figur di sekeliling anda yang mengispirasi, anda bisa memberikan informasi kepada kami melalui email redaksi@detik.com. Ayo berkreasi untuk negeri, detik ini juga!
(bag/van)










































