Penjelasan Tim DVI Soal Jenazah yang Telah Dikenali Keluarga Tapi Belum Diproses

Tragedi Hercules

Penjelasan Tim DVI Soal Jenazah yang Telah Dikenali Keluarga Tapi Belum Diproses

Idham Khalid - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 13:03 WIB
Penjelasan Tim DVI Soal Jenazah yang Telah Dikenali Keluarga Tapi Belum Diproses
foto: Hasan/detikcom
Medan - Beberapa keluarga sampai siang ini masih belum bisa memproses jenazah keluarganya yang menjadi korban pesawat Hercules. Padahal, KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna, malam tadi saat bertemu keluarga menjanjikan, bagi korban yang dikenali akan langsung dapat diproses.

Bagaimana tanggapan Tim Disaster Victim Identification atas hal ini?

"Tadi ada dari keluarga yang seperti itu, yakin dia (mengenali jenazah korban), saya tanya umur katanya 29, secara medis korban ini 30an. Pakaian yang sama itu banyak, 'oh ya pak keluarga saya itu umurnya 39 tahun," kata Kapus Dokkes Polri Brigjen Arthur Tampi saat menggelar jumpa pers di RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumut, Kamis (2/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disamping itu, lanjut Arthur, ada juga keluarga yang tidak melalui pelaporan di posko Ante Mortem. Padahal proses itu sangat penting karena keterangan dan data keluarga akan dicocokan dengan jenazah yang ada dan secara medis.

"Ada juga, dia belum ke Ante Mortem, tapi udah nandain katanya, cincin umur da lain," ujarnya.

Arthur menjelaskan, ada dua mekanisme dalam proses identifikasi, yaitu primer dan sekunder. Identifikasi primer berlandaskan sidik jari, rekam gigi dan DNA. Terdapat satu saja dari primer itu, maka jenazah dinyatakan telah teridentifikasi.

Sementara untuk identifikasi sekunder berlandaskan dua hal. Pertama yaitu melalui properti seperti pakaian, cincin, kalung, ikat pinggang dan hal lainnya yang digunakan korbam. Sementara yang kedua yaitu melalui tanda-tanda khusus yang ada di tubuh korban, seperti tanda lahir, cacat yang menonjol secara kasat mata maupun yang lainnya.

"Kalau primer itu butuh 1 untuk dinyatakan teridentifikasi, sekunder butuh dua untuk menyatakan teridentifikasi," pungkasnya.

(idh/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads