"Nanti kalau saya ketemu dengan Pak Jokowi, saya mau nawarin diri jadi Kabulog biar beres. Saya ingin Bulog seperti era Pak Harto yang membuat rakyat tenang dengan harga dan pasokan yang stabil," guyon Ahok di acara peluncuran Operasi Pasar Pemprov DKI di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Kamis (2/7/2015).
Ia mencontohkan kondisi Bulog saat Soeharto masih menjabat sebagai presiden. Menurutnya, saat itu pasokan kebutuhan pokok rakyat khususnya beras mencukupi. Ia kagum dengan cara-cara Soeharto mentaktisi permainan pasar kala itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, karena sudah dipasoki beras, besok pagi saat gudang itu diperiksa maka yang terlihat adalah gudang yang penuh dengan pasokan beras. Tak seperti yang dikabarkan.
"Melihat gudang yang penuh, mereka yang menimbun beras pasti akan merasa gagal karena harga beras masih stabil. Akhirnya mereka mengeluarkan berasnya juga," ucapnya.
Menurutnya hal itulah yang harusnya dilakukan Bulog saat ini. Namun pada kenyataannya warga masih mengeluhkan tingginya harga beras yang berkualitas. Saat ini disebutkan harga beras kelas medium di Jakarta sekitar Rp 10.500/kg.
"Kita ini orang Indonesia. Yang penting itu beras," pungkasnya. (mnb/aan)











































