"Keponakannya, Fitri ternyata kakinya lumpuh, sehingga Kapolda (Irjen Tito) memerintahkan agar Fitri juga dibawa ke RS Polri untuk mendapat perawatan sampai sembuh," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak kepada detikcom, Kamis (2/7/2015).
Fitri akan mendapat pemeriksaan dari dokter spesialis syaraf karena kelumpuhan kedua kakinya itu. Belum diketahui penyebab kelumpuhan Fitri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Yuliana melahirkan di dalam bus dan dibawa ke Polda Metro Jaya, Fitri ikut bersama-sama neneknya dan juga Jenah, adik Yuliana. Saat Yuliana dibawa ke Klinik Polda Metro Jaya, Fitri turun dari bus dengan dibopong karena tidak dapat berjalan.
Mendapat pelayanan yang baik dari Polda Metro Jaya, Maemunah, nenek Fitri pun sangat gembira. Ia berharap agar Fitri bisa berjalan seperti semula.
"Neneknya senang sekali, karena kita juga memberikan perawatan secara gratis. Neneknya malah ingin Fitri bisa sampai sembuh," katanya.
Musfayak mengatakan, seluruh biaya pengobatan Fitri selama di RS Polri, ditanggung sepenuhnya oleh Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya juga memberikan pelayanan kesehatan secara gratis terhadap bayi Syahrini Murni Bhayangkarawati dan ibunya, Yuliana tanpa pungutan biaya. (mei/bar)











































