Selain Bayi Syahrini, Keponakan Yuliana Juga Dirawat di RS Polri karena Lumpuh

Selain Bayi Syahrini, Keponakan Yuliana Juga Dirawat di RS Polri karena Lumpuh

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 11:01 WIB
Selain Bayi Syahrini, Keponakan Yuliana Juga Dirawat di RS Polri karena Lumpuh
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menggendong bayi Syahrini (Amel/detikcom)
Jakarta - Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya memberikan pelayanan kesehatan kepada Yuliana (30), ibu asal Jabung, Lampung Timur, yang melahirkan bayinya di dalam bus Murni Jaya. Tidak hanya bayinya yang bernama Syahrini Murni Bhayangkarawati, tetapi keponakannya, Fitri (15) juga dirawat dokter di RS Polri, Kramatjati, Jaktim.

"Keponakannya, Fitri ternyata kakinya lumpuh, sehingga Kapolda (Irjen Tito) memerintahkan agar Fitri juga dibawa ke RS Polri untuk mendapat perawatan sampai sembuh," kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak kepada detikcom, Kamis (2/7/2015).

Fitri akan mendapat pemeriksaan dari dokter spesialis syaraf karena kelumpuhan kedua kakinya itu. Belum diketahui penyebab kelumpuhan Fitri ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lumpuhnya itu bukan bawaan, baru beberapa hari ini. Saya belum tahu penyakitnya apa, makanya dibawa ke RS Polri untuk diperiksa sakit apa," ungkapnya.

Saat Yuliana melahirkan di dalam bus dan dibawa ke Polda Metro Jaya, Fitri ikut bersama-sama neneknya dan juga Jenah, adik Yuliana. Saat Yuliana dibawa ke Klinik Polda Metro Jaya, Fitri turun dari bus dengan dibopong karena tidak dapat berjalan.

Mendapat pelayanan yang baik dari Polda Metro Jaya, Maemunah, nenek Fitri pun sangat gembira. Ia berharap agar Fitri bisa berjalan seperti semula.

"Neneknya senang sekali, karena kita juga memberikan perawatan secara gratis. Neneknya malah ingin Fitri bisa sampai sembuh," katanya.

Musfayak mengatakan, seluruh biaya pengobatan Fitri selama di RS Polri, ditanggung sepenuhnya oleh Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya juga memberikan pelayanan kesehatan secara gratis terhadap bayi Syahrini Murni Bhayangkarawati dan ibunya, Yuliana tanpa pungutan biaya. (mei/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads