"Selanjutnya evaluasi usia pesawat dan alutista. Semoga kita dijauhkan dari musibah," kata Presiden lewat akun Twitternya @Jokowi seperti dikutip detikcom, Selasa (30/6/2015) kemarin lusa.
caption-here.. |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling utama pengadaan alutsista harus diarahkan kepada kemandirian industri pertahanan agar kita bisa sepenuhnya mengendalikan kesiapan alutsista," kata Jokowi dalam HUT Polri di Kelapa Dua pada Rabu kemarin.
caption-here.. |
Seberapa banyak Alutsista yang perlu dievaluasi? Berikut gambarannya, merujuk data dari Global Fire Power yang mengambil data resmi dari TNI serta data dari CIA.gov dan CIA Fact Book.
Angkatan Darat:
Β
Tank: 468
Kendaraan Lapis Baja: 1089
Meriam Artileri: 37
Artileri Tarik: 80
Sistem Roket: 86
Angkatan Udara
Jumlah Pesawat Keseluruhan: 405 unit
Pesawat tempur: 30 unit
Pesawat penyerang: 52 unit
Pesawat pengangkut logistik: 187 unit
Helikopter: 148 unit
Helikopter penyerang: 5 unit
Angkatan Laut:
Jumlah kapal keseluruhan: 171 unit
Kapal fregat: 6 unit
Kapal korvet: 26 unit
Kapal selam: 2 unit
Kapal patroli: 21 unit
Kapal penyapu ranjau: 12 unit
Global Fire Power menempatkan kekuatan militer Indonesia di peringkat ketujuh negara-negara se-Asia Pasifik. Peringkat diformulasikan berdasarkan Alutsista, jumlah penduduk yang bisa disiapkan menjadi tentara cadangan dan juga luas geografis Indonesia.
(faj/ndr)












































caption-here..
caption-here..