Yahya berniat membalas lamaran dari keluarga calon menantunya usai Lebaran nanti. "Pak Yahya, punya rencana mau membalas lamaran putrinya habis Lebaran nanti," ujar Gatot Setiawan kerabat dekat Yahya disela persemayaman jenazah di rumah duka Perum Pondok Wisata, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (2/7/2015), dini hari.
Musibah menimpa kru pesawat Hercules C-130 jatuh di Medan, Sumatera Utara, lusa lalu. Membatalkan semua rencana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada nikah mayit, atau menikah dihadapan jenazah almarhum. Kami sudah sepakat menggelar pernikahan tidak tahun ini. Keputusan ini mengikuti amanat almarhum," ungkap Gatot.
Petakziah memadati kediaman Yahya saat jenazah disemayamkan di rumah duka, usai upacara penghormatan di Skadron Udara 32. Jenazah Peltu Yahya kemudian disolati dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Suropati, Kota Malang, dini hari tadi.
Ibnu Hasan calon menantu adalah orang terakhir menerima amanat almarhum, agar merawat burung peliharaan calon mertuanya. Peltu Yahya sempat mengatakan, jika Kamis pagi, dirinya akan pulang dan memberikan minum burung kesukaannya itu. "Bapak bilang Kamis pagi pulang," ucap Ibnu mengenang.
Peltu Yahya Komari ikut dalam misi Penerbangan Umum Militer Hercules C-130 dengan nomor penerbangan A-1310 sebagai Load Master. (ega/ega)











































