Irman Gusman Harap MIKTA Mampu Tingkatkan Kerjasama Isu Global

Laporan dari Korea Selatan

Irman Gusman Harap MIKTA Mampu Tingkatkan Kerjasama Isu Global

Salmah Muslimah - detikNews
Kamis, 02 Jul 2015 00:07 WIB
Irman Gusman Harap MIKTA Mampu Tingkatkan Kerjasama Isu Global
Irman Gusman di pembukaan MIKTA Speaker's Consultation 2015 di Westin Chosun Hotel, Seoul (Salmah/detikcom)
Seoul - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman berharap forum MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia) bisa meningkatkan kerjasama dalam membahas isu global yang ada. Dengan pendekatan informal diharap forum ini bisa lebih fokus pada kerjasama internal.

"Harapannya tentu dengan kehadiran MIKTA ini mampu meningkatkan kerjasama dalam isu global. Dalam MIKTA ini lebih informal, bersifat kosultasi dan  kerjasama dibidang diplomasi, ekonomi, insvestasi, pendidikan dan sebagainya," kata Irman.

Hal tersebut disampaikan Irman usai menghadiri acara pembukaan MIKTA Speaker's Consultation 2015 di Westin Chosun Hotel, Seoul, Rabu (1/7/2015). Hadir di acara ini Ketua National Assembly Korea Selatan, Chung Ui-hwa, perwakilan dari Turki, Autralia dan Meksiko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irman mengatakan tujuan dari pembentukan forum informal MIKTA tahun 2013 ini adalah untuk mewadahi pertukaran pendangan dan kosultasi terkait isu global dan isu lain yang menjadi kepertingan bersama. Selain itu juga untuk memperkuat hubungan bilateral antar lima negara di mana semuanya memiliki latar belakang yang sama.

"MIKTA organisasi multilateral dibentuk tahun 2013 lalu diprakarsai 5 negara yang sama-sama tergabung dalam G 20, menganut sistem pasar terbuka dan demokratis," ucap Irman.

Selain itu, Indonesia dalam forum ini juga akan mengusulkan agar Korea Utara dan Korea Selatan lebih memiliki hubungan yang baik. Indonesia terus menjembatani agar tercipta kedekatan di antara kedua negara tersebut.

"Indonesia punya 2 hubungan baik Korsel dan Korut. Harapan kita semenanjung Korea ini harus ada kedekatan terus menerus. Ini bukan penyelesaian yang mudah, tapi kedua belah pihak harus melakukan pendekatan. Dan Indonesia selalu membuka diri sebagai jembatan untuk berbagai dispute yang terjadi di dua negara ini," ujarnya.

Forum MIKTA yang dilangsungkan dari tanggal 1-4 Juli 2015 ini juga akan disampaikan pengalaman para anggota MIKTA dalam menyelesaikan delapan tujuan dalam Millenium Development Goals (MDGs) yang menjadi kerangka pembangunan global. Lanjutan dari MDGs ini adalah Sustainable Development Goals (SDGs) dengan 17 tujuan/goals yang juga akan dibahas bersama dalam forum MIKTA.

Konsep SDGs ini terkait dengan isu deplation sumber daya alam, kerusakan lingkungan, perubahan iklim semakin krusial, perlindungan sosial, makanan dan kemananan energi dan pembangunan yang lebih berpihak pada kaum miskin. Berikut 17 goals SDGs:

1. Mengakhiri kemiskinan dari segala bentuknya di mana-mana.

2. Mengakhri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan gizi dan mempromosikan pertanian berkelanjutan.

3. Kepastian hidup sehat dan mempromosikan kesejahteraan bagi semua segala usia.

4.  Kepastian pendidikan berkualitas inklusif dan merata dan mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

5. Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.

6. Kepastian ketersediaan dan pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua

7. Memastikan akses energi yang terjangkau, dapat diandalkan, berkelanjutan dan modern untuk semua.

8. Mempromosikan pertumbuhan yang berkelanjutan, inklusif dan berkelanjutan ekonomi, kesempatan kerja penuh dan produktif serta pekerjaan yang layak untuk semua.

9. Membangun infrastruktur tahan, mempromosikan industrialisasi inklusif dan berkelanjutan dan mendorong inovasi.

10. Mengurangi ketidaksetaraan dalam dan di antara negara-negara.

11.  Membuat kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan.

12. Memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelajutan.

13. Mengambil  tindakan segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.

14. Menghemat dan memanfatkan samudera, laut dan sumber daya kelautan untuk pembangunan berkelanjutan.

15. Melindungi, memulihkan dan mempromosikan pemanfaatan berkelanjutan dari ekosistem darat, pengelolaan hutan, memerangi penggurunan, dan menghentikan serta membalikkan degradasi lahan dan menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati.

16. Meningkatkan masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi yang efektif, akuntabel dan inklusif di semua tingkatan.

17. Memperkuat sarana pelaksanaan dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan. (slm/hri)


Berita Terkait