Pimpinan rapat paripurna yakni Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyatakan dana aspirasi ini hanyalah usulan. Terserah pemerintah untuk menerima atau menolak usulan itu.
"Ini konteksnya usulan, diterima silakan. Nggak diterima ya nggak ada masalah. Dan juga tidak betul itu semua harus Rp 20 miliar per anggota DPR, itu menyesatkan," tutur Taufik usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula Fraksi Partai Demokrat yang menyatakan tak menyerahkan usulan dana aspirasi. Selain fraksi-fraksi itu, semua menyerahkan usulan dana aspirasi yakni PKS, Golkar, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP yang diketuai Epyardi Asda.
"Dari 10 fraksi tadi, NasDem walk out, kita menghargai sikap apapun. PDIP tidak ada juru bicaranya, Hanura menolak. Apapun kita hargai," tutur Taufk.
Usulan DPR harus memperhatikan program pemerintah juga. Usulan harus sinkron dengan program pemerintah.
"Bagi yang menggunakan haknya silakan, tidak menggunakan haknya silakan," tutur Taufik. (dnu/van)











































