Muhammadiyah: Pemberian Bantuan kepada Korban Bencana Tidak Boleh Asal

Muhammadiyah: Pemberian Bantuan kepada Korban Bencana Tidak Boleh Asal

Rinaatriana - detikNews
Rabu, 01 Jul 2015 17:55 WIB
Muhammadiyah: Pemberian Bantuan kepada Korban Bencana Tidak Boleh Asal
Jakarta - Melalui buku Fikih Kebencanaan, Muhammadiyah membeberkan mengenai hak-hak para korban bencana. Salah satunya yaitu harus diberi bantuan yang memenuhi kelayakan minimal.

"Bantuan bencana tidak boleh diberikan ala kadarnya atau secara asal-asalan, tapi harus berdasarkan kerangka minimal yang ditetapkan," ujar salah seorang penulis 'Fikih Kebencanaan', Ustadi Hamzah, saat launching buku tersebut di Aula Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015).

"Pihak korban bencana dalam makna al-mahrum sebenarnya memiliki hak untuk menerima bantuan yang menjadi tanggung jawab pihak lain," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamzah mengatakan, tidak ada alasan seorang atau para korban bencana merasa sendiri. Mereka juga harus yakin bisa membangun masa depan baru dan tidak berputus asa.

"Allah tidak menghendaki orang yang berputus asa. Putus asa tidak bisa mengubah kondisi. Setiap muslim yang ditimpa musibah berupa kebaikan ia harus bersyukur, sedangkan jika diuji melakui keburukan maka harus bersabar," jelasnya. (rna/dhn)


Berita Terkait