"Ini adalah kado dari Allah SWT. Tepat di tanggal 1 Juli ini, tepat di hari Bhayangkara ini, lewat tangan Allah bayi ini dibawa ke sini, lahir di sini," ujar Irjen Tito kepada wartawan di Gedung Dokkes Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2015).
Kapolda mengatakan, peristiwa kelahiran bayi Ibu Yuliana (30) ini terjadi secara insidentil dan serba kebetulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal nama bayi Ibu Yuliana, Kapolda pun setuju dan merasa senang. Namun, ia meralat nama akhir Bhayangkari Wati menjadi Bhayangkara Wati.
"Oh ya itu namanya bagus, Syahrini karena ibunya senang sama Syahrini, kemudian Murni karena di bus Murni Jaya dan Bhayangkarawati karena lahir di Hari Bhayangkara," imbuhnya.
Ia berharap, dengan kelahiran bayi Rini ini akan membawa berkah bagi institusi Polri, khususnya Polda Metro Jaya.
"Mudah-mudahan ini menjadi pahala bagi kita. Dan selamat kepada ibu juga, tangan Tuhan membawa ibu ke sini," ujarnya. (mei/dra)











































