30 Unit KRL dari Jepang Tiba Di Pelabuhan Tanjung Priok

30 Unit KRL dari Jepang Tiba Di Pelabuhan Tanjung Priok

Rivki - detikNews
Rabu, 01 Jul 2015 08:37 WIB
ilustrasi (detikcom)
Jakarta - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kembali membeli KRL dari Jepang. Untuk pengadaan tahun 2015 ini. PT KCJ membeli 120 unit KRL seri 205 dari salah satu operator kereta terbesar di Jepang, JR East.

Dalam siaran persnya, Rabu (1/7/2015), Direncanakan 30 unit KRL sebagai tahap pengiriman pertama dari 120 unit tersebut akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu 1 Juli 2015 Pukul 14.00 wib.

Menurut Direktur Utama PT KCJ, MN Fadhila, pembelian sarana KRL ini, merupakan upaya PT KCJ untuk terus meningkatkan pelayanan bagi penggunanya, dengan menyediakan lebih banyak kereta, dan terus memperbaiki keandalan kereta yang beroperasi. Sejak tahun 2008 hingga saat ini, PT KCJ telah membeli 784 unit KRL dan saat ini seluruh KRL tersebut dioperasikan untuk mengakomodir 880 perjalanan KRL per hari di wilayah Jabodetabek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menambah perjalanan KRL, pembelian kereta juga digunakan untuk menggantikan kereta-kereta yang akan menjalani perawatan yang membutuhkan waktu panjang. Untuk kehandalan KRL sejak tahun 2014 pembelian kereta juga diikuti dengan program pelatihan perawatan dan operasi kereta bersama pihak JR East dari Jepang. Diharapkan melalui program pengadaan yang telah rutin dilakukan PT KCJ, program 1,2 juta penumpang per hari pada tahun 2019 dapat berjalan dengan baik.

Berikut Data Pengadaan KRL Oleh PT KCJ Tahun 2009 - 2015:
1. Tahun 2009 : 8 Unit
2. Tahun 2010 : 110 Unit
3. Tahun 2011 : 100 Unit
4. Tahun 2012 : 90 Unit
5. Tahun 2013 : 180 Unit
6. Tahun 2014 : 176 Unit
7. Tahun 2015 : 120 Unit (rvk/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads