Kepada detikcom, Maringan Sitio (62) ipar dari Sahat yang juga orangtua kandung Agus Salim Sitio menjelaskan, Sahat keluarga serta 2 keponakan akan berangkat ke Natuna. Selama ini, Sahat kerja sebagai pendeta di pulau tersebut.
"Iparku itu pendeta di sana. Dia sudah puluhan tahun tinggal di Natuna," ujar Maringan, Selasa (30/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Sitio, Sahat lahir dan besar di Pematangsiantar. Kedua orang tuanya telah lama meninggal dan di Jalan Perwira, Kelurahan Siopat Suhu. Rumah itulah yang sekarang ditempati Sitio.
"Rumah yang kami tempati ini rumah mertuaku. Jadi iparku berangkat dari sini ke Medan," jelas Sitio.
Sitio juga mengaku, Agus Salim anaknya nomor 4. Sejak 1 tahun, Agus kerja di Pekanbaru, Riau.
"Ia diajak iparku kerja ke Natuna. Jadi semalam dia datang dari Pekanbaru dan mereka ketemuannya di Medan," urai Maringan Sitio
Rencananya, seluruh 4 korban akan disemayamkan di Pematangsiantar. Sementara korban Like Simbolon akan dibawa ke Pangururan, Samosir. (try/rul)











































