Mereka tampak haru, meski tidak ingin media masuk atau bertemu dengan anggota keluarga alumni AAU tahun 2005 ini.
"Mohon jangan masuk, kami sendiri belum memberi tahu soal musibah ini," kata seorang perwira kepada detikcom di halaman rumah Sandy di Kompleks Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Selasa (30/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibunya sakit, kami belum sampaikan. Mohon jangan masuk, kami mohon," katanya seraya terus mencegah.
Menurut informasi dihimpun detikcom, Kapten Sandy Permana memiliki dua orang anak. Mereka tinggal di kompleks Jalan Letda Lek Sumartono Blok H3 Nomor 7. Belum ada tetangga maupun kerabat berdatangan ke rumah Sandy. (hri/hri)











































