"Ada dua analisa kira-kira, pada saat belok kurang speed, sehingga terjadi trouble. Lalu mungkin ada yang rusak," kata Agus saat dihubungi detikcom via telepon, Selasa (30/6/2015).
"Kira-kira seperti itu, setiap pesawat Hercules trouble after take off pasti ada sesuatu yang rusak," sambung Agus menegaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya sebelumnya menyatakan bahwa pesawat jatuh setelah terbang dua menit dari Lanud Soewondo, Polonia, Medan. (hri/nrl)











































