Polisi Telusuri Akun Facebook yang Posting Foto Pembantaian Harimau

Polisi Telusuri Akun Facebook yang Posting Foto Pembantaian Harimau

Andi Siahaan - detikNews
Selasa, 30 Jun 2015 11:07 WIB
Polisi Telusuri Akun Facebook yang Posting Foto Pembantaian Harimau
Harimau yang dibunuh dan ditampilkan di Facebook.
Pematangsiantar - Kasus pembunuhan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang fotonya dipajang di Facebook, kini ditangani Polres Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Informasi lokasi yang disebut dalam Facebook itu juga diselidiki.
 
Dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (30/6/2015), Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar AKP Isril Noer menyatakan, petugas sudah menyelidiki kawasan di sepanjang Jalan Ercis, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar. Hasilnya, tidak ditemukan kedai tuak yang menyediakan daging harimau seperti yang diposting di grup Facebook Ikatan Anak Siantar (Ikan Asin) tersebut.

Isril menyatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan begitu mendapat informasi tentang pembunuhan binatang langka yang dilindungi tersebut. Memang ada beberapa usaha kedai tuak di Jalan Ercis. Namun tidak ada satu pun yang sesuai dengan ciri-ciri yang ada di foto.

"Begitu ada informasi, Kapolres langsung memerintahkan untuk menelusuri. Hasilnya nihil," ujar Isril Noer di Pematangsiantar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata Isril, petugas juga menanyai warga dan menunjukkan foto orang-orang yang ada di Facebook. Namun sejauh ini tidak ada yang mengenal orang-orang tersebut.

Selain menelusuri kawasan Jalan Ercis, polisi juga menelusuri akun Facebook yang memposting gambar harimau yang dibunuh itu. Hal serupa juga dilakukan terhadap grup Ikatan Anak Siantar. Petugas masih mencari tahu admin dan aktivitas grup tersebut.

"Sekarang upaya kita menelusuri akun Facebook itu. Termasuk admin grup," ucap Isril.

Akun Facebook Manullang Aldosutomo memposting lima foto harimau yang terlihat baru dibunuh di grup Ikatan Anak Siantar yang beranggotakan 26 ribu akun lebih. Foto-foto itu menunjukkan setidaknya ada 11 orang yang berada di sekitar harimau yang dibunuh itu. Ada yang memegang kepala harimau itu, ada juga yang memegang handphone berkamera menjepret aktivitas itu. Genangan darah di dekat harimau menandakan pembunuhan baru saja dilakukan saat foto diambil.

Belum diketahui di mana dan kapan pembunuhan harimau ini terjadi. Akun yang memposting foto-foto itu hanya menuliskan "Tabul harimau.....jln ercis tomuan." Tabul harimau merujuk pada ungkapan tambul harimau, atau makanan pendamping saat minum tuak. Sementara Jln ercis tomuan, yang mengacu ke Jalan Ercis, Kelurahan Tomuan. (rul/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini