Pemudik Mobil Pribadi Diprediksi Naik 5,8%, Sepeda Motor Naik 7,77%

Pemudik Mobil Pribadi Diprediksi Naik 5,8%, Sepeda Motor Naik 7,77%

Rinaatriana - detikNews
Selasa, 30 Jun 2015 11:00 WIB
Pemudik Mobil Pribadi Diprediksi Naik 5,8%, Sepeda Motor Naik 7,77%
Rakor Penyelenggaraan dan Persiapan Pelaksanaan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2015 (Aditya/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan transportasi umum bus akan turun hingga 5,9 persen. Sebaliknya, mereka yang menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor akan mengalami kenaikan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pehubungan Ignasius Jonan dalam Rakor Penyelenggaraan dan Persiapan Pelaksanaan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2015 di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (30/6/2015). Kenaikan volume mobil pribadi selama musim mudik sampai 5,8 persen.

"Pemudik yang menggunakan mobil pribadi naik 5,8 persen. Sepeda motor naik 7,77 persen," tutur Jonan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jonan menyebut, hingga 30 Juni 2015, kuota mudik gratis dari Kemenhub untuk sepeda motor masih ada sekitar 100 slot. Sedangkan untuk arus balik sudah habis.

"Mungkin tahun depan mudik gratis sepeda motor bisa dilipatduakan. Ya kalau bisa sampai 100 ribu," ujar Jonan.

Kementerian Perhubungan memprediksi batas akhir arus balik adalah 26 Juli 2015. Pihaknya juga meminta agar ada tim laka khusus yang bertugas mengantisipasi dan meminimalisir kecelakaan selama musim mudik dan arus balik.

"Untuk penanganan kecelakaan dibentuk tim laka yang dikoordinir oleh KNKT," jelas Jonan.

Dalam rapat koordinasi ini turut hadir Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kakorlantas Polri Irjen Pol Condro Kirono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono, Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasono, Kepala BMKG Andi Eka Sakya, dan lain-lain. (rna/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads