“Asisten Hotma Sitompoel hari Rabu minggu lalu berdalih darah di kamar Margaret adalah darah kucing akan tetapi setelah Polda Bali mengungkapkan bahwa darah di kamar Margriet adalah darah manusia, maka asisten Hotma Sitompul berkomentar lagi dengan menyatakan darah di kamar Margaret adalah darah manusia dan darah hewan. Menakutkan, kamar mahluk apa yang terdapat darah hewan dan darah manusia,” jelas Hotman, Selasa (30/6/2015).
Hotman menyampaikan, keanehannya soal bercak darah di kamar Engeline itu. Mengapa juga darah hewan berubah menjadi darah Margriet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hotman kembali mengungkit soal asisten Hotma Sitompoel yang mengatakan bahwa hasil visum menyebut Engeline hanya luka dalam dan tidak berdarah.
“Pernyataan ini makin menimbulkan ketidakwajaran sebab mana ada orang dipukul dengan palu tidak berdarah. Luka dalam hanya dapat menimbulkan pendarahan di otak dan tidak segera meninggal. Kenapa yang meninggal Engeline tapi sampai sekarang belum ada pernyataan pihak manapun tentang ditemukannya darah Engeline. Kenapa yang disebutkan ditemukan darah Margriet dan darah hewan bukan darah Engeline?” sindir dia lagi. (faj/dra)











































