"Kejadian pukul 18.30 WIB di Bunderan Senayan dekat Bank Panin," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Harry Sulistyo kepada wartawan, Senin (29/6/2015).
Menurut Harry, I menghabisi nyawa rekannya itu dengan menggunakan sebilah pisau. Ia menghunuskan pisau itu ke badan ITS secara bertubi-tubi.
Banyak warga yang tengah melintas menyaksikan peristiwa keji tersebut. ITS sempat berusaha melarikan diri dari amukan I yang menusuknya secara membabi buta. Namun nahas, ia kehabisan darah hingga ambruk tak jauh dari lokasi.
Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung melarikan ITS ke RS Pusat Pertamina. Akan tetapi nyawanya tidak tertolong. Ia meninggal sebelum tiba di rumah sakit.
"Korban menderita 8 luka tusukan di bagian ulu hati dan pinggang kanan serta pinggang kiri," ujar Harry.
Sementara itu, I langsung melarikan diri saat para warga sibuk menolong ITS. Kini pria tersebut dalam pengejaran oleh pihak kepolisian. (khf/fdn)











































